KID ABA - Klinik Intervensi Dini Applied Behavior Analysis Autisme Jakarta Bekasi Indonesia

KID ABA (Klinik Intervensi Dini Applied Behavior Analysis)

Grand Wisata Blok AA 15 No.19, Bekasi Timur, Indonesia - Telpon 085-100-90-6000

Terapi Intervensi Dini Spektrum Autis/Autisme/Autistik (ASD Autistic Spectrum Disorder) Dengan Metode ABA (Applied Behavior Analysis / Lovaas) Dan BIT (Biomedical Intervention Therapy) Merupakan Dua Terapi Utama Yang Telah Terbukti Efektif Dan Efisien Berdasarkan Penelitian. Autisme Bisa Sembuh...! Ayo Verbal...! Ayo Sekolah Reguler...!

LIT ABA - Lembaga Intervensi Terapan Applied Behavioral Analysis Autisme Jakarta Bekasi Indonesia
Waktu GMT/UTC: Jum'at, 14 Desember 2018
  » Jam 19:01
e-mail:  password: 
Lupa Password?
Pelatihan (Training) / Seminar
Pelatihan (Training) / Seminar ABA (Applied Behavior Analysis) Untuk Terapi Autisme / Spektrum Autistik

»
Bagi Orangtua, Terapis, Dokter, Dan Profesional lainnya

Pelatihan (Training) Secara Umum
ATAU
Pelatihan Privat Untuk Orangtua Dan
(Calon) Tim Terapis

Informasi
021-7090-6000

Tim kami juga membantu melakukan assessment / re-assessment, serta penyusunan kurikulum/program, dan evaluasi harian serta evaluasi bulanan
Kerjasama
Terbuka peluang kerjasama bagi Klinik/Penyelenggara Terapi yang ingin/sudah menggunakan ABA (Applied Behavior Analysis)

Informasi
021-7090-6000
Berkarir Bersama Kami
MARI BERGABUNG BERSAMA KAMI
Lowongan / Dibutuhkan / Dicari

(Calon) Terapis ABA
(Applied Behavior Analysis / Metode Lovaas)
Terutama Untuk Jakarta/Bekasi Dan Sekitarnya, Serta Berbagai Kota Di Indonesia

Akan Dilatih (Ditraining) Sebelumnya
Gambar Foto Pengumuman Lowongan Dicari Terapis ABA Lovaas Applied Behavior Analysis Indonesia
Kalender Acara / Kegiatan
Info Pelatihan (Training) / Seminar / dll
5 Artikel Terakhir
10 Artikel Paling Banyak Dibaca
10 Artikel Terakhir Dibaca
Links
Back To ABA: Kembali Ke ABA Yang Betul Dan Benar
Artikel / Klipping Autisme, ABA & BIT
(Applied Behavior Analysis, Biomedical Intervention Therapy), dan Lain-lain

MELALUI EPIGENETIK - AUTISME BISA DISEMBUHKAN DENGAN OBAT

Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI

Dokter Spesialis Anak. Konsultan Ahli Autisme, ABA & BIT
(Applied Behavior Analysis dan Biomedical Intervention Therapy)


Artikel ini telah dibaca: 119884 kali, sejak 08 Juli 2011
Waktu terakhir dibaca 14 Desember 2018, jam 18:37:25

 

Melalui Epigenetik - Autisme Bisa Disembuhkan Dengan Obat
Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI
Dokter Spesialis Anak. Konsultan Ahli Autisme, ABA & BIT
(Applied Behavior Analysis dan Biomedical Intervention Therapy)

Melalui Epigenetik - Autisme Bisa Disembuhkan Dengan Obat || Autisme ABA Applied Behavior Analysis Lovaas Indonesia Jakarta Bekasi Pernah dengar mengenai epigenetik? Mungkin bahkan untuk umumnya dokter, hal ini masih asing, oleh karena memang merupakan ilmu yang relatif baru (kata epigenetik sendiri sudah lama ada, tetapi penggunaannya sebagai ilmu yang berhubungan relatif baru).

Pada ilmu genetika, dikenal istilah genotip dan fenotip. Pengertian genotip secara mudahnya adalah susunan genetik yang merupakan dasar dari karakter suatu individu. Sedangkan pengertian fenotip adalah ciri yang tampak/terlihat secara fisik, biasanya berhubungan dengan ukuran, warna, bentuk, sifat/kecenderungan, rasa (ump buah), dlsb.
Suatu susunan genetik (genotip) bisa berbeda dengan penampakan/ekspresinya (fenotip). Contoh misalnya golongan darah. Seseorang yang mempunyai genotip OO maka fenotip golongan darahnya O, begitu juga dengan genotip AA maka fenotipnya golongan darah A.
Jika orangtua mempunyai genotip OO dan AA, maka kemungkinan anak-anaknya mempunyai genotip OO (fenotip O), genotip OA (fenotip A), genotip AO (fenotip A), dan genotip AA (fenotip A).
Jadi, suatu genotip bisa diekspresikan/ditampakkan sebagai fenotip secara berbeda dengan genotipnya.

Sedangkan yang dimaksud dengan epigenetik yaitu ilmu yang mempelajari perubahan dari suatu fenotip (penampakan) yang disebabkan oleh suatu hal/mekanisme yang bukan karena terjadinya perubahan dari genotip (tanpa terjadi perubahan susunan DNA) suatu individu. Perubahan tersebut bahkan bisa bertahan sampai beberapa generasi.

Kata epi pada epigenetik berasal dari bahasa Yunani yang berarti “on top of” (di atas, ditumpangi) atau “in addition to” (tambahan pada) genetik.

Penelitian epigenetik dimulai pada kembar identik (satu telur) yang kemudian mempunyai perbedaan-perbedaan pada berbagai hal, misalnya adiksi, kanker, homoseksual, berbagai sindrom, dlsb, termasuk pada autisme. Berbagai orang tersebut yang merupakan pasangan dua individu kembar identik, kemudian diteliti perbedaan yang terdapat pada susunan DNA/kromosom/genetiknya. Kemudian ditemukan hal-hal yang menarik, seperti misalnya dua orang yang kembar identik namun salah satunya homoseksual, padahal mereka tumbuh bersama dengan makanan yang sama, lingkungan yang sama, teman-teman yang sama, dlsb yang serba sama. Yang menariknya, ternyata kedua individu tersebut sebenarnya tidak mempunyai genetik homoseksual namun salah satunya terdapat hal yang berhubungan dengan epigenetik ini, sehingga fenotipnya menjadi homoseksual. Begitu juga sebaliknya, yaitu keduanya mempunyai genotip homoseksual, namun salah satunya terdapat hal yang berhubungan dengan epigenetik ini, sehingga fenotipnya menjadi heteroseksual (bukan homoseksual).

Jadi, sesuatu yang menumpang/menambah pada suatu susunan/rangkaian DNA/kromosom/genetik, akan menyebabkan suatu genotip menjadi on atau off (expressed atau suppressed) sehingga fenotipnya berbeda dengan genotipnya.
Proses yang berhubungan dengan itu, merupakan proses metilasi. Semakin suatu area genom termetilasi, maka semakin kurang aktif area tersebut. Di samping bisa juga terjadi proses asetilasi, ubikuitilasi, fosforilasi, dan sumoilasi.

Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan di Albert Einstein College of Medicine of Yeshiva University, menemukan bahwa otak penyan dang autisme secara struktur normal namun terjadi disregulasi, dan disimpulkan bahwa autisme merupakan keadaan yang reversibel (dapat sembuh kembali) dengan obat-obat baru. Peneliti-peneliti tersebut menemukan adanya gangguan yang berhubungan dengan epigenetik pada locus coeruleus–noradrenergic (LC-NA), yaitu sistem yang terlibat pada autisme, yang mengontrol demam maupun perilaku.
LC-NA ini merupakan pusat dari kemampuan kognitif kompleks, perhatian, memproses informasi indera, mensekresi noradrenalin (nerostransmiter yang berperan pada mekanisme arousal (peningkatan aktivitas fisiologikal) seperti “fight or flight”, dlsb.
Pada penelitian lain, didapatkan masalah yang berhubungan dengan epigenetik pada autisme yaitu pada kromosom 15q11–13, 15q dan 7q s.

Dengan berbagai penelitian yang dilakukan secara intensif untuk mempengaruhi epigenetik ini, maka insya ALLAH tidak lama lagi, mungkin tinggal selangkah lagi kelak autisme bisa disembuhkan dengan obat. Pertanyaannya bukan “if” (akankah, mungkinkah) tetapi “when” (kapan). Tinggal menunggu waktu saja untuk mendapatkan obat sebagai magic-bullet atau smoking-gun yang dapat menyembuhkan autisme.

SEMUA PENYAKIT PASTI ADA OBATNYA

Bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Berobatlah wahai hamba-hamba Alloh, sesungguhnya alloh tidak menciptakan suatu penyakit, kecuali menciptakan obatnya….diketahui oleh orang yang mengetahuinya dan tidak diketahui oleh orang yang tidak mengetahuinya.” ( Dishohihkan oleh Ibnu Hibban dan Hakim).
Begitu juga didalam hadits Ussamah bin syarik dari Nabi SAW : “Berobatlah wahai hamba-hamba Alloh, sesungguhnya Alloh tidak menciptakan suatu penyakit kecuali menciptakan pula obatnya, kecuali satu penyakit saja yaitu tua renta.”(Dishohihkan oleh Tirmidzi, Hakim, dan Ibnu Khuzaimah. Dalam redaksi lain, …”kecuali as-sa’m”, yakni kematian.).
Juga disebutkan didalam hadits lain dari Jabir : “Setiap penyakit ada obatnya, apabila obat tepat mengenai penyakit, maka akan terwujud kesembuhan dengan izin Alloh Ta’ala.” (HR. Muslim).
Terdapat pula didalam riwayat Anas : “Sesungguhnya Allah ketika menciptakan penyakit, pasti menciptakan obatnya, maka hendaklah kalian berobat!”. (HR. Ahmad).




 

Sedang Loading Tweeter dan Facebook
Mohon Tunggu...

Album Foto
Mohon Tunggu...
Buku Autisme
AUTISM IS CURABLE
Benar, Autisme Bisa Disembuhkan


Indonesia Applied Behavior Analysis
Asosiasi Terapis Applied Behavior Analysis Indonesia

Tokoh ABA Dunia

Prof. Ole Ivar Lovaas
Bapak ABA Dunia

Prof. Lovaas merupakan profesional pertama yang menerapkan ABA (Applied Behavior Analysis) untuk autisme. Dimulai pada tahun 1962, kemudian publikasi pertama pada tahun 1967, sehingga ABA untuk autisme dikenal juga sebagai Metode Lovaas.
Pada tahun 1993, Catherine Maurice menerbitkan bukunya yang berjudul Let Me Hear Your Voice, sehingga ABA terkenal ke seluruh dunia.
Dalam bukunya tersebut, Catherine Maurice menceriterakan tentang 2 anaknya yang autistik yang ditangani dengan ABA oleh Prof. Lovaas dan team, kemudian keduanya membaik sehingga tidak bisa dibedakan dengan anak lain.

Tokoh ABA Indonesia
Rudy Sutadi - Autisme - ABA (Applied Behavior Analysis) - Biomedical Intervention
Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI
Bapak ABA Indonesia
Profesional Indonesia Pertama Yang Mempopulerkan Dan Menyebarluaskan ABA Untuk Autisme Di Indonesia

Dokter Spesialis Anak yang menangani Autisme ini merupakan profesional yang langka, karena menguasai dua Terapi Utama Autisme yaitu ABA (Applied Behavior Analysis) dan Biomedical Intervention Therapy (BIT).
Kiprahnya diakui secara nasional maupun di lingkup internasional.
Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI, adalah profesional Indonesia pertama yang menyebarluaskan dan mempopulerkan ABA untuk autisme di Indonesia, sejak tahun 1997.
Mempelajari ABA dari berbagai sumber, antara lain:
› LIFE (Lovaas Institute For Early Intervention), Los Angeles, USA
› PennState University, Pennsylvania, USA
› The Option Institute, New York, USA
› ISADD (Integration Service For Autism And Development Delay), Perth, Australia
› dan lain-lain

FB Add Friend: Rudy Sutadi
Tokoh Penerus ABA Indonesia
Liza Rudy Sutadi - ABA (Applied Behavior Analysis) - Terapi Autisme
Liza Anwar Rudy Sutadi, SE
Tokoh Penerus ABA Di Indonesia

"Hampir seluruh tujuan hidup saya sudah diwujudkan. Sekarang, keinginan saya lebih ke arah ibadah, antara lain dengan membagi ilmu yang saya punya"
Demikian pendirian Liza, yang merupakan tokoh penerus ABA (Applied Behavior Analysis) untuk autisme di Indonesia.
Liza merupakan penggagas backToABA, yaitu setelah beberapa lama mengamati dan mempelajari bahwa sampai saat ini hanya ABA-lah satu-satunya metode yang telah teruji melalui berbagai penelitian ternyata terbukti efektif dan efisien untuk mengajar dan melatih anak-anak autistik (autisme).
Namun beberapa tahun setelah dokter Rudy tidak dapat aktif, penggunaan ABA yang betul dan benar mulai terkikis, oleh karena itu Liza menggagas "Kembali Ke ABA" (Back To ABA)
Liza telah memberikan pelatihan ABA ke berbagai kota di seluruh Indonesia.
Pendapatnya tentang berbagai jenis terapi lainnya yang ada di Indonesia, Liza dengan tegas mengatakan "silahkan tunjukkan hasil penelitian metode tersebut untuk anak-anak autistik" (yang ternyata tak ada).

FB Add Friend: Liza R Sutadi
Ayo Bangkit Kalahkan Autisme
 
autism-is-curable-aba-bit-jakarta-bekasi-indonesia
 

 

© 2011 - www.kidABA.com - Jakarta, Bekasi, Indonesia