KID ABA - Klinik Intervensi Dini Applied Behavior Analysis Autisme Jakarta Bekasi Indonesia

KID ABA (Klinik Intervensi Dini Applied Behavior Analysis)

Grand Wisata Blok AA 15 No.19, Bekasi Timur, Indonesia - Telpon 085-100-90-6000

Terapi Intervensi Dini Spektrum Autis/Autisme/Autistik (ASD Autistic Spectrum Disorder) Dengan Metode ABA (Applied Behavior Analysis / Lovaas) Dan BIT (Biomedical Intervention Therapy) Merupakan Dua Terapi Utama Yang Telah Terbukti Efektif Dan Efisien Berdasarkan Penelitian. Autisme Bisa Sembuh...! Ayo Verbal...! Ayo Sekolah Reguler...!

LIT ABA - Lembaga Intervensi Terapan Applied Behavioral Analysis Autisme Jakarta Bekasi Indonesia
Waktu GMT/UTC: Rabu, 17 Oktober 2018
  » Jam 02:48
e-mail:  password: 
Lupa Password?
Pelatihan (Training) / Seminar
Pelatihan (Training) / Seminar ABA (Applied Behavior Analysis) Untuk Terapi Autisme / Spektrum Autistik

»
Bagi Orangtua, Terapis, Dokter, Dan Profesional lainnya

Pelatihan (Training) Secara Umum
ATAU
Pelatihan Privat Untuk Orangtua Dan
(Calon) Tim Terapis

Informasi
021-7090-6000

Tim kami juga membantu melakukan assessment / re-assessment, serta penyusunan kurikulum/program, dan evaluasi harian serta evaluasi bulanan
Kerjasama
Terbuka peluang kerjasama bagi Klinik/Penyelenggara Terapi yang ingin/sudah menggunakan ABA (Applied Behavior Analysis)

Informasi
021-7090-6000
Berkarir Bersama Kami
MARI BERGABUNG BERSAMA KAMI
Lowongan / Dibutuhkan / Dicari

(Calon) Terapis ABA
(Applied Behavior Analysis / Metode Lovaas)
Terutama Untuk Jakarta/Bekasi Dan Sekitarnya, Serta Berbagai Kota Di Indonesia

Akan Dilatih (Ditraining) Sebelumnya
Gambar Foto Pengumuman Lowongan Dicari Terapis ABA Lovaas Applied Behavior Analysis Indonesia
Kalender Acara / Kegiatan
Info Pelatihan (Training) / Seminar / dll
5 Artikel Terakhir
10 Artikel Paling Banyak Dibaca
10 Artikel Terakhir Dibaca
Links
Back To ABA: Kembali Ke ABA Yang Betul Dan Benar
Artikel / Klipping Autisme, ABA & BIT
(Applied Behavior Analysis, Biomedical Intervention Therapy), dan Lain-lain

TERAPI IVIG/IVGG UNTUK AUTISME

Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI

Dokter Spesialis Anak. Konsultan Ahli Autisme, ABA & BIT
(Applied Behavior Analysis dan Biomedical Intervention Therapy)


Artikel ini telah dibaca: 86686 kali, sejak 07 Juli 2011
Waktu terakhir dibaca 14 Oktober 2018, jam 23:48:51

 

Terapi IVIG/IVGG Untuk Autisme
Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI
Dokter Spesialis Anak. Konsultan Ahli Autisme, ABA & BIT
(Applied Behavior Analysis dan Biomedical Intervention Therapy)

Terapi IVIG/IVGG Untuk Autisme || Autisme ABA Applied Behavior Analysis Lovaas Indonesia Jakarta Bekasi TANYA:
1. Apakah yang dimaksud dengan terapi IVIG untuk penyandang Autis.
2. Di manakah di Indonesia yang bisa melakukan terapi ini?
3. Berapa biayanya? (karena sering disebutkan bahwa terapi ini MAHAL)
4. Evaluasi sistem imun apa yang harus dilakukan sebelumnya?
Zuhdi Setiadi-Semarang

JAWAB:
Terapi IVIG/IVGG (Intra Venous Immunoglobulin-G / Intra Venous Gamma Globulin) pada penyandang autisme, yaitu pemberian sejumlah besar dosis Imunoglobulin-G / Gama Globulin (zat kekebalan yang terdapat dalam darah) pada penyandang autisme yang diberikan secara infus kedalam vena (pembuluh darah balik).
Dasar pemberian ini adalah untuk menterapi masalah otoimun di otak penyandang autisme yang terjadi akibat reaksi otoimun yang dikaitkan dengan akibat pemberian imunisasi Campak (Measles) dan atau MMR (Measles, Mumps, dan Rubella).

Reaksi otoimun, yaitu suatu reaksi tubuh yang abnormal terhadap suatu zat yang masuk kedalam tubuh, dalam hal ini yaitu vaksin Campak/MMR.
Normalnya tubuh membentuk suatu zat anti (kekebalan/imun) terhadap vaksin tersebut, namun pada kondisi otoimun, zat kekebalan yang terbentuk justru merugikan tubuh yaitu dengan menyerang/merusak sarung myelin (MBP= Myelin Basic Protein) yang menyelimuti serabut-serabut sel-sel syaraf otak (neurit/dendrit pada neuron).
Sarung myelin ini ibarat insulator karet/plastik pada kabel listrik, sehingga jika rusak maka akan mengganggu hantaran listrik pada serabut-serabut syaraf otak (yang menyerupai kabel fiber-optic). Kerusakan ini bisa dideteksi dengan melakukan pemeriksaan darah untuk brain-autoimmune.

Di Amerika, pemberian IVIG untuk autisme dilakukan di klinik ataupun rumah sakit. Di Indonesia, bisa dilakukan di rumah sakit mana saja dengan mengikuti protokol yang sudah ada, bila diperlukan dapat dengan bimbingan dari saya.

Salah satu kendala utama pemberian terapi IVIG adalah biaya yang mahal, oleh karena diberikan dalam dosis yang cukup besar yaitu 800 mg per kilogram berat bedan anak. Jadi untuk Haydar dengan berat badan 15 kg, dibutuhkan Imunoglobulin G sebanyak 12.000 mg (= 12 gram). Dengan harga 1 gram imunoglobulin G yang berkisar sekitar 1-2 juta rupiah, maka dibutuhkan dana sekitar 15 juta rupiah tiap bulannya.

Terapi IVIG ini diberikan setiap 4 minggu sekali. Pada beberapa kasus, pemberian pertama/kedua saja sudah menampakkan perkembangan yang luar biasa, yaitu terjadi lonjakan bicara dan kemampuan belajar.
Namun umumnya efek perbaikan mulai tampak setelah pemberian keempat sampai keenam.
Jika belum terlihat perkembangan, terapi dicoba diteruskan sampai paling tidak sebanyak 10 kali.
Tentunya efek terbaik jika diberikan secara sedini mungkin, semakin dini maka hasilnya akan semakin baik.
Jika tampak terjadi perbaikan, maka terapi dilanjutkan sampai secara klinis tidak lagi terlihat perkembangan/perbaikan yang signifikan (nyata/tampak jelas), namun tentunya evaluasi laboratoris juga dapat mendukung hal ini.

Sebelum dilakukan terapi IVIG/IVGG dalam dosis besar ini, perlu dilakukan pemeriksaan imunoglobulin A. Jika hasil pemeriksaan imunoglobulin A terdapat kadar yang rendah, maka terapi IVIG harus dilakukan dengan ekstra hati-hati terhadap kemungkinan terjadinya reaksi anafilaksis saat pemberian imunoglobulin G ini.





 

Sedang Loading Tweeter dan Facebook
Mohon Tunggu...

Album Foto
Mohon Tunggu...
Buku Autisme
AUTISM IS CURABLE
Benar, Autisme Bisa Disembuhkan


Indonesia Applied Behavior Analysis
Asosiasi Terapis Applied Behavior Analysis Indonesia

Tokoh ABA Dunia

Prof. Ole Ivar Lovaas
Bapak ABA Dunia

Prof. Lovaas merupakan profesional pertama yang menerapkan ABA (Applied Behavior Analysis) untuk autisme. Dimulai pada tahun 1962, kemudian publikasi pertama pada tahun 1967, sehingga ABA untuk autisme dikenal juga sebagai Metode Lovaas.
Pada tahun 1993, Catherine Maurice menerbitkan bukunya yang berjudul Let Me Hear Your Voice, sehingga ABA terkenal ke seluruh dunia.
Dalam bukunya tersebut, Catherine Maurice menceriterakan tentang 2 anaknya yang autistik yang ditangani dengan ABA oleh Prof. Lovaas dan team, kemudian keduanya membaik sehingga tidak bisa dibedakan dengan anak lain.

Tokoh ABA Indonesia
Rudy Sutadi - Autisme - ABA (Applied Behavior Analysis) - Biomedical Intervention
Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI
Bapak ABA Indonesia
Profesional Indonesia Pertama Yang Mempopulerkan Dan Menyebarluaskan ABA Untuk Autisme Di Indonesia

Dokter Spesialis Anak yang menangani Autisme ini merupakan profesional yang langka, karena menguasai dua Terapi Utama Autisme yaitu ABA (Applied Behavior Analysis) dan Biomedical Intervention Therapy (BIT).
Kiprahnya diakui secara nasional maupun di lingkup internasional.
Dr. Rudy Sutadi, SpA, MARS, SPdI, adalah profesional Indonesia pertama yang menyebarluaskan dan mempopulerkan ABA untuk autisme di Indonesia, sejak tahun 1997.
Mempelajari ABA dari berbagai sumber, antara lain:
› LIFE (Lovaas Institute For Early Intervention), Los Angeles, USA
› PennState University, Pennsylvania, USA
› The Option Institute, New York, USA
› ISADD (Integration Service For Autism And Development Delay), Perth, Australia
› dan lain-lain

FB Add Friend: Rudy Sutadi
Tokoh Penerus ABA Indonesia
Liza Rudy Sutadi - ABA (Applied Behavior Analysis) - Terapi Autisme
Liza Anwar Rudy Sutadi, SE
Tokoh Penerus ABA Di Indonesia

"Hampir seluruh tujuan hidup saya sudah diwujudkan. Sekarang, keinginan saya lebih ke arah ibadah, antara lain dengan membagi ilmu yang saya punya"
Demikian pendirian Liza, yang merupakan tokoh penerus ABA (Applied Behavior Analysis) untuk autisme di Indonesia.
Liza merupakan penggagas backToABA, yaitu setelah beberapa lama mengamati dan mempelajari bahwa sampai saat ini hanya ABA-lah satu-satunya metode yang telah teruji melalui berbagai penelitian ternyata terbukti efektif dan efisien untuk mengajar dan melatih anak-anak autistik (autisme).
Namun beberapa tahun setelah dokter Rudy tidak dapat aktif, penggunaan ABA yang betul dan benar mulai terkikis, oleh karena itu Liza menggagas "Kembali Ke ABA" (Back To ABA)
Liza telah memberikan pelatihan ABA ke berbagai kota di seluruh Indonesia.
Pendapatnya tentang berbagai jenis terapi lainnya yang ada di Indonesia, Liza dengan tegas mengatakan "silahkan tunjukkan hasil penelitian metode tersebut untuk anak-anak autistik" (yang ternyata tak ada).

FB Add Friend: Liza R Sutadi
Ayo Bangkit Kalahkan Autisme
 
autism-is-curable-aba-bit-jakarta-bekasi-indonesia
 

 

© 2011 - www.kidABA.com - Jakarta, Bekasi, Indonesia